Tugas Jum'at 27 Januari 2023

Tugas Jum'at 27 Januari 2023

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan NTP Server dan sebutkan ip addressnya

2. Jelaskan fungsi quick set

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan interface bridge

4. Apa perbedaan DHCP Client dan DHCP Server

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan radius

6. Apa yang dimaksud dengan Userman, Jelaskan!

7. Apa yang terjadi jika hotspot tanpa login page, akan tetap connect kah? Jelaskan!

8. Jelaskan perbedaan filter rule dan nat

9. Sebutkan dan jelaskan chain yang ada pada filter rule dan nat

10. Sebutkan dan jelaskan action pada filter rule dan nat

Jawaban

1. NTP atau yang dikenal sebagai Network Time Protocol adalah sebuah protocol untuk menyinkronkan waktu sistem pada komputer terhadap sumber yang akurat, melalui jaringan intranet ataupun internet. Biasanya digunakan untuk melakukan Real Time Monitoring.

Ip Address NTP : 202.160.128.3

2. Untuk melakukan konfigurasi dengan cepat tanpa harus susah susah mencari bagian menu.

3. Beberapa interface yang menjadi satu segmen jaringan dan ketika melakukan konfigurasi maka tidak perlu susah susah untuk mengkonfigurasi satu persatu setiap interface.

4. • DHCP Server adalah server jaringan yang secara otomatis menyediakan dan menetapkan alamat IP, gateway default, dan parameter jaringan lainnya ke perangkat client.

• DHCP Client adalah layanan yang akan menerima pengalokasian alamat IP yang sudah diberikan oleh DHCP Server sehingga perangkat yang terhubung dapat terkoneksi ke dalam jaringan dengan baik.

5. Radius merupakan protokol jaringan yang menjalankan service management Authentication, Authorization, dan Accounting (AAA) secara terpusat untuk user yang terkoneksi dan hendak menggunakan resource dalam jaringan.

6. User Manager atau userman adalah salah satu fitur pada RouterOS Mikrotik yang berfungsi sebagai radius. User Manager merupakan sebuah management system yang bisa digunakan untuk beberapa fitur pada Mikrotik seperti Hotspot, VPN, DHCP, Wireless atau user login router.

7. Hotspot tanpa login page akan tetap bisa connect ke jaringan seperti biasa menggunakan fitur Hotspot Ip Binding.

8. Filter Rule biasanaya digunakan untuk mengatur izin atau kebijakan  boleh tidaknya suatu trafik baik itu berupa port maupun protocol melewati router. Pada Filter Rule identik dengan penggunaan action access (mengizinkan) ataupun drop (menolak).

Sedangkan NAT berfungsi untuk mengubah atau memodifikasi Source Address ataupun Destination Address. Lebih jelasnya adalah dapat menghubungkan beberapa komputer hanya dengan menggunakan 1 ip address

9. Chain Filter Rule

• Forward :

Digunakan untuk memproses trafik paket data yang hanya melewati router.

• Input :

Digunakan untuk memproses trafik paket data yang masuk ke dalam router melalui interface yang ada di router dan memiliki tujuan IP Address berupa ip yang terdapat pada router.

• Output :

Digunakan untuk memproses trafik paket data yang keluar dari router.

Chain NAT

• dstnat :

Memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data.

• srcnat :

Memiliki fungsi untuk mengubah source address dari sebuah paket data.

10. Action Filter Rule :

Accept : Paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya.

Add src to address list : Menambahkan alamat sumber ke daftar alamat yang ditentukan oleh parameter daftar-alamat.

Add dst to address list : Menambahkan alamat tujuan ke daftar alamat yang ditentukan oleh parameter daftar alamat.

Drop : Menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) .

Reject : Menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP.

Jump : Melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target.

Tarpit : Menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk).

Passthrough : Mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya.

log : Menambahkan informasi paket data ke log

Action NAT.

Accept : Menerima paket. Tidak ada tindakan yang diambil, yaitu paket yang melewati dan aturan tidak lebih diterapkan untuk itu.

Add dst to address list : Menambahkan alamat tujuan dari sebuah paket IP kedaftar alamat yang ditentukan berdasarkan alamat-daftar parameter.

Add src to address list : Menambahkan sumber alamat IP dari sebuah paket kedaftar alamat yang ditentukan berdasarkan alamat-daftar parameter.

Dstnat : Menggantikan alamat tujuan dari sebuah paket ke IP ditentukan oleh nilai-nilai to-address dan parameter ke-port.

Jump : Lompat ke rantai yang ditentukan oleh nilai parameter jump-targetlog - setiap pertandingan dengan tindakan ini akan menambahkan pesan ke logsistem.

Masquerade : Menggantikan sumber alamat IP dari sebuah paket ke otomatis ditentukan oleh alamat fasilitas routing IP.

Netmap : Menciptakan pemetaan 1:1 statis dari satu set alamat IP satu sama lain. Sering digunakan untuk mendistribusikan alamat IP publik untuk host di jaringan pribadi.

Passthrough : Mengabaikan aturan ini pergi ke yang berikutnya.

Redirect : tujuan menggantikan alamat IP dari sebuah paket ke salah satu alamat lokal router

Return : Melewati kontrol kembali ke tempat dari rantai melompat terjadi.

Same : klien yang sama sumber / alamat tujuan IP yang disediakan untuk berbagai masing-masing sambungan. Hal ini paling sering digunakan untuk layanan yang mengharapkan klien alamat yang sama untuk beberapa sambungan dari klienyang sama.

Srcnat : Menggantikan sumber alamat IP dari sebuah paket dengan nilai-nilai yang ditentukan oleh to-address dan parameter ke-port


Komentar